Band God Bless dan Koneksi Lintas Usia di Balik Kesuksesan Arema

Date : 14-03-2017 | Tags: , , , ,

– Pelatih Arema FC, Aji Santoso, menerangkan beberapa faktor yang membuat timnya menjuarai 2017.Arema memastikan titel juara setelah menang 5-1 atas Pusamania Borneo FC (PBFC) pada partai final di , Cibinong, Minggu (12/3/2017).Tiga dari lima gol Arema dicetak oleh Cristian “El Loco” Gonzales. Dua lainnya berasal dari Hanif Sjahbandi dan bunuh diri Michael Orah. PBFC cuma membalas melalui Firly Apriansyah.Terkait inspirasinya mengejar prestasi, Aji memilih lagu-lagu grup rock legendaris Indonesia, God Bless. dapat jadi, dentuman nada dari grup rock tersebut menjadi penyemangat Aji dalam berkarier. “Kalau kami suka musik rock, banyak yang kami suka. Di Indonesia bisa jadi God Bless, banyak lagu-lagunya dapat menjadi inspirasi dan semangat,” ujar mantan pelatih tim nasional U-23 itu kepada .Aji mengaku hafal dengan lagu-lagu grup musik yang digawangi oleh Ahmad Albar tersebut. Ada satu lagu pula yang diidolai eks pemain Persebaya itu, yakni dengan judul ‘Bla Bla Bla’.“Kalau lagu favorit dari God Bless kami lebih suka ‘Bla Bla Bla’,” tutur Aji.Sebagai seorang dengan usia relatif muda, lagu-lagu God Bless dapat jadi menjadi gambaran masa keemasan karier Aji.Terlebih lagi, Aji berasal dari Malang yang dikenal sebagai barometer musik rock pada 1990-an. Periode tersebut juga merupakan masa jaya Aji Santoso saat menjadi pemain sepak bola.Aji ternyata juga memiliki hubungan darah dengan gitaris God Bless yang juga asal Malang yakni Ian Antono. Maestro gitar Indonesia itu masih memiliki hubungan saudara dengan istri Aji.“Ya, kami masih ada hubungan, dia (Ian Antono) masih saudara istri saya,” ucapnya.Selain God Bless, grup band rock lain yang disukai Aji Santoso juga banyak, seperti grup musik asal Bon Jovi, Sting, Deep Purple.Sementara itu, di dalam lapangan, Aji menunjuk koneksi lintas usia sebagai pemicu kesuksesan. Arema memang memiliki komposisi dari berbagai generasi.Ada Cristian Gonzales yang berusia kepala empat, Adam Alis yang merupakan eks anak asuh Aji di timnas U-23, dan Hanif Sjahbandi selaku pemain seleksi timnas U-23 besutan LuisMilla.“Adam dapat mengerti keinginan El Loco (sapaan Gonzales). Dia mengerti kapan harus memberikan bola-bola bawah atau atas kepada Gonzales. Itulah yang dimaksud dengan kesepahaman antarpemain,” tutur Aji.