Peraturan Baru Akan dibuat IFAB Terkait Insiden Luis Suarez

Date : 31-03-2017 | Tags: , , , ,


Peraturan Baru terkait insiden yang dilakukan oleh pemain Uruguay, Luis Suarez, membuat Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) mempertimbangkan hukuman/peraturan baru. Mereka menjadikan kasus sebagai salah satu bahan kajian.Dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan antara Uruguay melawan Ghana, Suarez mendapatkan kartu merah setelah menahan sundulan Dominic Adiyiah tepat di garis gawang pada masa babak kedua.Aksi “bunuh diri” Suarez tersebut terbukti memberikan keuntungan bagi Albiceleste, julukan Uruguay. Asamoah Gyan gagal mengeksekusi pinalti dan akhirnya Uruguay lolos ke semifinal via babak adu penalti.Direktur Teknik IFAB, David Elleray, menjelaskan, tidak menutup kemungkinan bila pelanggaran serupa terjadi pada kemudian hari, gol akan langsung diberikan kepada tim penyerang.Mereka siap menghapus hukuman yang saat ini berlaku, yakni tendangan penalti.Sebagai informasi, IFAB adalah pihak yang berwenang dalam menentukan perubahan peraturan dalam pertandingan sepak bola.”Salah satu yang sedang kami diskusikan adalah insiden yang mirip dengan pada Piala Dunia 2010 ketika ia menggunakan tangan untuk menahan bola melawan Ghana, mencegah terjadinya sebuah gol yang pasti,” ujar Elleray seperti dikutip .Selain itu, Elleray menilai kehadiran teknologi video (VAR) juga dapat membantu wasit dalam mengambil keputusan.”Ini adalah sesuatu yang juga dapat dibantu oleh VAR. Beberapa pihak tidak setuju dengan ide ini. Bagaimanapun, ini perlu didiskusikan secara mendalam,” tuturnya. (Evans Simon)