Penyakit Mematikan pada Sabung Ayam

Date : 05-03-2017 | Tags: , , ,


Sebagai seorang pemilik ayam sabung bangkok yang baik, kita dituntut untuk mengetahui berbagai hal mengenai ayam sabung. Salah satunya adalah mengenai penyakit yang boleh menyerang ayam sabung.
Sebagai ayam biasa, ayam sabung pasti dapat diserang segala jenis penyakit.
Penyakit yang menyerang ayam petarung biasanya disebabkan lingkungan sekitar pemeliharaan ayam kebersihannya tidak terjaga. Dengan begitu, bakteria, virus, parasit, kulat, dan protozoa boleh dengan mudah merebak lalu menyerang ayam sabung.
Jenis penyakit yang boleh menyerang ayam ada yang bersifat tidak menular dan ada pula yang bersifat menular. Penyakit yang menyerang ayam juga ada yang boleh membuat ayam menjadi tidak boleh bertarung kembali atau juga boleh berisiko kematian pada ayam bangkok.
Ada begitu banyak jenis penyakit yang boleh menyerang ayam bangkok petarung, dan di antaranya akan dijelaskan dengan penjelasan di bawah ini.
Penyakit Pullorum
Penyakit pullorum merupakan penyakit yang boleh menyebabkan kotoran yang dikeluarkan oleh ayam akan berubah menjadi berwarna putih.
Penyakit pullorum dapat ditandai ayam yang tidak nafsu makan, sayapnya kelihatan lemah, dan yang paling ketara adalah kotoran menjadi berwarna putih.
Penyakit pullorum boleh disebabkan oleh kandang yang kurang kebersihannya.
Untuk mencegah penyakit pullorum dapat kalian lakukan dengan cara lebih menjaga kebersihan kandang ayam petarung supaya penyakit ini tidak menyerang sabung ayam.
Bila sudah terlanjur menyerang ayam, sebaiknya langsung dilakukan pengendalian.
Cara pengendaliannya adalah dengan memberikan obat. Obat yang dipakai adalah obat jenis Tetrachlor istimewa untuk penyakit pullorum ini. Gunakan obat tersebut sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan.
Penyakit Ngorok
Kebanyakan ayam sudah pernah mengalami penyakit ngorok ini. Ayam laga yang diserang penyakit ngorok gejalanya ialah lubang hidung ayam mengeluarkan lendir, ketika ayam mengeluarkan bersuara suaranya akan terdengar serak, serta mata ayam yang akan berair setiap saatnya. Penyakit ngorok dapat dikawal. Cara pengendaliannya dapat secara alami atau secara obat-obatan. Secara alami dilakukan dengan menggunakan campuran kencur dan temulawak yang telah diolah terlebih dahulu. Sedangkan cara pengendalian dengan obat-obatan adalah dengan menggunakan kapsul ngorok.
Memberikan kapsul istimewa ngorok harus sesuai dengan dosis. Supaya penyakit ngorok dapat sembuh secara total maka berikanlah kapsul secara rutin hingga penyakit ngorok yang dialami adu ayam bisa sembuh dengan total.
Penyakit Cacingan
Tidak hanya manusia saja yang boleh diserang cacingan tetapi ayam juga boleh diserang cacingan. Cacingan yang menyerang ayam boleh menyebabkan keadaan ayam menjadi lemah. Hal ini sebab cacing yang ada di dalam tubuh ayam akan menyerap nutrisi yang seharusnya diberikan pada ayam. Dengan begitu, keadaan ayam akan menjadi lemah. Untuk mengawal penyakit cacingan boleh dilakukan dengan cara memberikan obat cacingan secara rutin.
Pemberian obat cacing yang baik dilakukan setiap pagi hari sebelum makan. jika kalian kurang jelas dengan gejala ataupun kalian curiga akan ayam kalian terserang oleh salah satu penyakit di atas, kalian dapat konsultasi ke dokter hewan ataupun menonton video ayam petarung yang terkena penyakit ini. Dalam rekaman situ kalian akan diberikan rekaman video ayam yang gejalanya dari ringan sampai dengan berat.