Agen Yaya Toure Balas Komentar Guardiola

Date : 21-09-2016 |

Agen Yaya Toure Balas Komentar Guardiola
Agen Bola – Perang kata-kata antara Josep Guardiola dengan agen Yaya Toure berlanjut. Si agen, Dimitri Seluk, membalas dengan mengatakan Guardiola bertingkah seperti raja.

Toure secara mengejutkan dicoret Guardiola dari skuat Liga Champions City pada awal bulan ini. Bahkan sampai sekarang pesepakbola Pantai Gading ini baru sekali tampil saat City mengalahkan Steaua Bucuresti 1-0 di leg kedua babak playoff, itupun karena mereka sudah dipastikan lolos lantaran menang 5-0 di laga sebelumnya.

Itu memicu kemarahan Seluk kepada manajer City tersebut. Seluk menilai Guardiola sudah mempermalukan kliennya dan berharap mudah-mudahan City tidak juara Liga Champions. Guardiola pun menanggapi komentar pedas Seluk itu dengan sengit.

“Apa yang membuat saya harus minta maaf? Guardiola memenangi beberapa pertandingan dan dia berpikir dia adalah raja. Saya hidup di eropa jadi saya bisa mengatakan apapun sesuka saya dan Guardiola tidak bisa menghentikan saya,” ujar Seluk kepada Sky Sports News.

“Saya akan minta maaf kepada Guardiola kalau dia minta maaf juga kepada Pellegrini atas apa yang dia lakukan kepadanya. Kalau Anda seorang pria yang terhormat, hal ini tidak seharusnya terjadi. Pellegrini menandatangani kontrak baru pada tahun lalu kemudian dia dipaksa keluar karena Guardiola datang. Pellegrini adalah pria terhormat.”

“Guardiola juga butuh minta maaf kepada Joe Hart. Ini tidak wajar dan tidak benar dengan datang ke Inggris lalu Anda mengusir beberapa pemain Inggris. Ketika Anda datang ke sebuah negara Anda mesti menghormati negara itu sendiri dan orang-orangnya.”

Hart dipinjamkan ke Torino pada bulan lalu setelah membantu City menjuarai dua Premier League bersama Toure. Selama ini, Toure turut memberikan kontribusi besar bagi City, yang membuat dia diganjar penghargaan Pemain Terbaik Afrika selama empat tahun berturut-turut.

“Saat Yaya bergabung City, mereka hanya bisa memimpikan tentang Liga Champions. Banyak pemain bintang Eropa tidak ingin datang ke City, tapi Yaya mau. Mereka bukanlah sebuah klub besar. Setelah dia bergabung, City mulai juara; dua titel liga, beberapa piala, dan sekarang semifinal Liga Champions,” ujar Seluk lagi.

“Saya menginginkan City memenangi segalanya; memenangi semua pertandingan mereka karena itu artinya lebih banyak trofi lagi untuk Yaya. City punya banyak pemain hebat, tapi Guardiola menginginkan masa depan yang baru untuk Yaya, untuk Hart … dan mereka bukanlah yang terakhir.”

“Saya menghormati manajer-manajer seperti Claudio Ranieri, yang bisa mencapai sesuatu tanpa menghabiskan banyak uang untuk para pemain.”