Tradisi Sabung Ayam di Bali

Date : 26-03-2017 | Tags: , , , ,

Tradisi Sabung Ayam di Bali
Di Bali, sabung ayam sebagai salah satu tradisi yang disebut juga sebagai tajen.
Tajen berasal dari kata taji yg berarti pisau mungil. Pada tradisi sabung ayam di bali, taji atau pisau mungil dipasang pada kaki ayam aduan. Sabung ayam di Bali berbeda dengan sabung ayam di daerah lain mapun negara lain, yang inti nya hanya sebagai hiburan belaka. Di Bali sabung ayam di Bali berperan sebagai ritual keagamaan yg dikenal dengan nama tabuh rah. Kata tabuh rah berarti Sabung Ayam Online darah ke bumi yg ialah bidang ritual bhuta yadnya sbg simbol permohonan biar bhuta (pengaruh negatip) tidak menggangu & manusia terhindar dari marabahaya. Meskipun sama-sama sabung ayam, tajen & tabuh rah mempunyai perbedaan yg amat mendasar, tajen yaitu wujud hiburan yg lekat bersama gerakan judi sedangkan tabuh rah yakni murni gerakan ritual keagamaan. Aktivitas sabung ayam yang merupakan wujud perjudiaan tidak dibenarkan menurut agama Hindu. Meski begitu seiring dgn perubahan kehidupan social penduduk di Bali, tajen justru mendapat dukungan oleh beraneka ragam kalangan penduduk & tabuh rah tidak jarang dimanipulasi & dijadikan tameng utk penyelenggaraan tajen. Wacana tajen dari th ke th seolah jadi bola liar yg oleh sebahagian orang yg berkepentingan dikembangkan jadi isu politik buat pertarungan kekuasaan di tingkat daerah. Bagi mereka yg pro, tajen di lihat berperan sbg medium pertalian & komunikasi lintas strata sosial & tajen pun digelar dalam kaitan pembangunan kehidupan sosial ekonomi penduduk etika. Terhadap hasilnya tajen & tabuh rah dikembangkan yang merupakan dua segi mata duit yg tidak dapat dipisahkan biarpun sebenarnya mereka berada terhadap nilai yg tidak serupa. Dikala ini penyelengaraan tajen rata rata dapat dikaitkan dgn aktivitas tabuh rah terhadap odalan atau upacara di pura-pura. Tajen diselenggarakan di luar lokasi suci terhadap ruangan kusus dgn disaat pembuatan seputar tiga hri berturut-turut. Terhadap sekian banyak ruang di Bali, kegiatannya dikoordinir oleh Instansi etika. Mereka yg datang utk menikmati hiburan ini biasa dinamakan bebotoh yg berarti petaruh. Para bebotoh dapat datang dari seluruhnya penjuru Bali tergantung besar nya arena tajen yg diselenggarakan. Janganlah heran seandainya satu buah ketika kamu berkesempatan menemukan tajen yg gegap gempitanya melebihi gegap gempita satu buah kontes sepak bola